Sunday, 28 September 2014

Pungguk perindu

Tiap malam pungguk bediri
menatap bulan penuh berseri
walau tahu takkan dimiliki
tetap pungguk,tetap menanti

Begitu adat pungguk yang sepi,
Rela menunggu sampai mati,
Mengharap yang tak pasti

Kalau cinta tersimpul mati,
angin jadi bukti embun jadi saksi,
Setia jadi paksi

Walau malam bulan gerhana,
Sang pungguk setia menanti,
Walau cinta badan merana,
Setia,pungguk setia menanti

No comments:

Post a Comment